Penambang Pasir Ilegal, Ditangkap Polisi

Ogan Ilir – Warning bagi para penambang pasir illegal bila masih beroperasi, sebab Polres Ogan Ilir  tidak lagi bisa di ajak kompromi. Ketahuan, langsung ditangkap.

Seperti dialami Sumardi  alias Sumar (41) warga Dusun I Desa Tanjung Emas Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir  harus berurusan dengan jajaran Polres Ogan Ilir .

Sumardi  diamankan karena melakukan  penambangan pasir tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 158 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara.

Kapolres Ogan Ilir  AKBP Yusantiyo Sandhy, SH melalui Kasat Reskrim AKP Shisca Agustina mengatakan Rabu (2/2/22) , pelaku Sumardi diamankan pada 31 Januari 2022 sekitar pukul 14.00 Wib dikawasan Desa Tanjung Mas.

Sebelum ditangkap, petugas menerima informasi sehari sebelumnya bahwa di Desa Tanjung Mas Kecamatan Rantau Alai  ada kegiatan penambangan pasir tanpa izin.

Petugas lalu mendatangi TKP dan langsung melakukan penangkapan terhadap penambang pasir kemudian setelah dilakukan pengecekan terdapat pekerja penambang pasir sebanyak 2 orang laki-laki dan seorang  laki-laki yang membawa mobil dumb truck berisikan pasir langsung dibawa dan diamankan ke Polres Ogan Ilir untuk dilakukan Pemeriksaan secara intensip.

“Petugas kami mengamankan sebuah unit mobil dumb truck warna biru merk Toyota DYNA Nopol BG 8466 KB dengan muatan pasir sebanyak lebih kurang 5 kubik pasir. Sebuah buku notes / catatan warna kuning yang berisi catatan pasir,’’jelas Kasat Reskrim. (hms)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.