Seorang Santri Ponpes RU Sakatiga OI Meninggal Diduga Mengalami Penganiayaan

Ogan Ilir – Nasib Malang yang dialami salah satu seorang santri pondok pesantren RU Sakatiga Kab OI, korban inisial VN (14) warga Babat Toman Kab Muba tsb telah meninggal dunia setelah sempat dilakukan perawatan di RSUD Kab OI karena tidak sadarkan diri di dalam asrama pondok pesantren RU Sakatiga Kab OI, Selasa (23/10) 01:15 Wib.

Mendapatkan informasi tersebut Jajaran Polsek Indralaya mendatangi Tkp dan UGD RSUD Kab OI untuk mendapatkan informasi dan keterangan lebih jelas atas kejadian tersebut.

Dari informasi dan keterangan saksi saksi yang didapat bahwa korban pada hari sebelumnya dibangunkan untuk sarapan pagi di dapur pondok pesantren, namun korban tidak mau dengan alasan masih merasa lelah, lalu sekitar pukul 10:10 Wib korban masuk kelas untuk mengikuti pelajaran seperti biasanya dlm keadaan sehat, sekira pukul 18:30 Wib korban mengeluhkan kepada salah satu teman kamarnya bahwa korban sakit perut dan melihat korban muntah dikamar lalu tidak sadarkan diri serta dari mulut korban mengeluarkan busa. Sekitar pukul 21:20 Wib dibawa ke UGD puskesmas indralaya lalu dirujuk ke RSUD OI, dan sekira pukul 01:15 Wib (23/10) nyawa korban tidak dapat tertolong lagi dan menghembuskan nafas terakhir.

Selanjutnya jenazah korban diserahkan ke pihak ponpes RU dan kemudian langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka Babat Toman Kab.Muba.

Jajaran Polsek Indralaya yang berkoordinasi dengan Reskrimum Polda Sumsel, mendapatkan informasi dan keterangan sementara dari pihak Dokter Forensik RS Bhayangkara yang mengatakan bahwa berdasarkan hasil visum yang dilakukan jajarannya, terdapat beberapa luka lebam yang disebabkan hantaman benda tumpul di bagian tubuh korban, diantaranya di kepala, kaki dan tangan, dan luka yang diderita korban diperkirakan berusia sekitar satu hari.

Untuk Laporan Polisi ditangani oleh Reskrimum Polda Sumsel serta dilakukan pemeriksaan yg dilakukan oleh Krimum Polda Sumsel yg di pimpin oleh Kompol Safri terhadap di duga Tsk 351 Inisial AR (14) warga Desa Bading Agung Kec. Ranau Tengah Kab. Okus Selatan, Tkp Ponpes Radatul Ulum Sakatiga Kab OI telah selesai di laksanakan pada tgl (24/10) 05.30 wib setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan yang mendalam terhadap saksi-saksi maupun Tsk.

Untuk Tsk saat ini sudah di amakan di Mapolda sumsel untuk proses hukum yang lebih lanjut. (NA)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.